Kota Sukabumi, Jawa Barat — Pemerintah Kota Sukabumi tengah mempersiapkan langkah strategis dalam mengembangkan potensi sektor pariwisata, salah satunya melalui rencana lelang pengelolaan Pemandian Air Panas Cikundul (PAP Cikundul) kepada pihak swasta.
Langkah ini diambil untuk menjadikan objek wisata andalan tersebut lebih profesional, modern, dan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Rencana ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Sukabumi, Rahmat Iskandar, yang menjelaskan bahwa proses lelang akan dilakukan menggunakan sistem beauty contest, bukan sekadar lelang dengan penawaran nilai tertinggi.
“Kita ingin mencari mitra pengelola yang tidak hanya kuat dari sisi finansial, tapi juga memiliki visi jangka panjang, konsep yang matang, dan kemampuan menjaga keberlanjutan wisata. Jadi bukan siapa yang bayar paling besar, tapi siapa yang paling siap membangun,” ujar Rahmat.
Potensi Besar yang Belum Maksimal
Pemandian Air Panas Cikundul merupakan salah satu ikon wisata tertua di Kota Sukabumi yang terletak di Kecamatan Lembursitu, sekitar 10 menit dari pusat kota.
Tempat ini dikenal memiliki sumber air panas alami dari kaki Gunung Gede Pangrango, yang diyakini berkhasiat bagi kesehatan dan menjadi daya tarik utama bagi wisatawan lokal maupun luar daerah.
Namun, dalam beberapa tahun terakhir, kondisi pengelolaan PAP Cikundul dinilai belum optimal. Fasilitas wisata dinilai kurang terawat, promosi masih terbatas, dan inovasi layanan belum berkembang pesat.
Pemerintah Kota Sukabumi menilai, apabila dikelola secara profesional, potensi PAP Cikundul dapat meningkat pesat dan menjadi destinasi unggulan Jawa Barat bagian selatan.
“Kalau dikelola dengan baik, Cikundul bisa menjadi wisata air panas yang berkelas, tidak kalah dengan Ciater atau Pangalengan,” tambah Rahmat.
Disporapar Siapkan Dokumen dan Master Plan
Untuk mendukung proses lelang, Disporapar telah menyiapkan serangkaian tahapan penting.
Beberapa di antaranya meliputi penyusunan master plan pengembangan kawasan, Detail Engineering Design (DED), penilaian aset wisata, dan dokumen hukum serta administrasi.
Semua tahapan tersebut dilakukan agar proses seleksi mitra pengelola berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai regulasi.
Pemkot juga berencana membuka peluang bagi investor lokal, nasional, maupun luar negeri yang memiliki pengalaman dalam pengelolaan pariwisata berbasis alam.
“Kita ingin investor yang bisa membangun ekosistem wisata yang sehat. Artinya, mereka harus mampu memajukan kawasan ini, memberdayakan masyarakat sekitar, dan menjaga nilai-nilai lingkungan,” tegas Rahmat.
Skema “Beauty Contest”: Seleksi Berbasis Kualitas dan Komitmen
Berbeda dari sistem lelang konvensional, mekanisme beauty contest lebih menekankan pada penilaian kualitatif seperti visi bisnis, pengalaman mengelola destinasi wisata, konsep desain pengembangan, hingga kontribusi sosial terhadap warga sekitar.
Melalui metode ini, pemerintah berharap bisa memilih mitra yang tidak hanya mengejar keuntungan ekonomi, tapi juga berorientasi pada keberlanjutan dan keseimbangan lingkungan.
Model pengelolaan seperti ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mendorong sektor pariwisata Kota Sukabumi agar lebih profesional dan kompetitif.
Dampak Positif yang Diharapkan
Pemerintah menargetkan, setelah pengelolaan baru berjalan, Pemandian Air Panas Cikundul dapat memberikan berbagai dampak positif, antara lain:
- Peningkatan jumlah wisatawan domestik dan mancanegara,
- Pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal melalui UMKM dan lapangan kerja baru,
- Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata,
- Revitalisasi fasilitas wisata agar lebih modern dan ramah lingkungan,
- Meningkatnya branding Kota Sukabumi sebagai destinasi wisata air panas yang potensial.
“Kami ingin kawasan Cikundul menjadi wajah baru pariwisata Sukabumi. Dengan pengelolaan profesional, fasilitas yang layak, dan promosi yang kuat, ini bisa menjadi magnet wisata baru,” kata Rahmat optimistis.
Sekilas Tentang Wisata Air Panas Cikundul
Pemandian Air Panas Cikundul sudah dikenal sejak lama sebagai tempat berendam alami dengan suasana pegunungan yang sejuk dan tenang.
Air panas yang keluar dari sumber mata air alami memiliki kadar mineral tinggi dan dipercaya dapat membantu relaksasi otot, mengurangi stres, serta bermanfaat bagi kesehatan kulit.
Selain kolam pemandian, kawasan wisata ini juga memiliki area penginapan sederhana, taman bermain anak, dan beberapa spot foto alami yang menarik.
Dengan konsep pengelolaan baru yang lebih modern dan profesional, diharapkan kawasan ini dapat berkembang menjadi destinasi wisata unggulan berkelas nasional di masa depan. (SR)
